Throw me to the wolves and I’ll be back leading the pack
Pada tanggal 29 Mei 2026, hari Jum’at sore, berlangsung rapat alumni plw di sekretariat IKA UNPAD yang bertempat di kampus UNPAD Dipatiukur. Sekilas tak ada yang aneh, selain ngobrol-ngobrol biasa juga tak banyak alumni yang hadir. Beberapa mahasiswa dari Jatinangor ikut nimbrung sehingga mengesankan pertemuan antar alumni yang diikuti anggota mahasiswa, biasa saja.
Yang membuatnya menarik adalah tempatnya, bila dipikirkan sejak kapan alumni PLW memakai sekretariat IKA UNPAD untuk sebuah rapat. Sekelompok alumni yang terbiasa hidup didunianya sendiri tiba-tiba saja terkoneksi dengan ekosistem alumni lain.
Tentu ini tak serta merta, beberapa event yang mendahului bisa jadi memuluskan hal ini. Salah satunya yaitu obrolan kala Yellow Camp bulan kemarin. Memang reuni outdoor kerap menghasilkan terobosan tak terduga.
Kemudian bila ditarik benang merahnya ini juga kelanjutan dari kolaborasi dalam tanggap bencana Sumatera dilanjutkan forum kebencanaan di Jakarta. Keduanya mendapat kesan positif dari sebagian alumni. Kesan hubungan yang pernah panas dingin kini tampak jauh panas dari api. Tentu interaksi yang semakin dekat ini sayang bila tak didorong menjadi lebih dari sekedarnya.
Selain tempat berlangsungnya rapat, bila ditelisik peserta rapat pun bersifat simbolik. Hadir senior PLW Ario PB Rahman FH/94, Riza Fahriza FIB/92 yang juga pengurus IKA lalu Rizal Bonty FE/83 mewakili Yayasan Palawa Indonesia (YPI), Bayu Bharuna FE/91 ketua YPI sebelum nya serta Ronald Agusta FIKOM/81 dan Ferry Hendarsin FISIP/81 sebagai pendiri PLW dan dan pembina YPI. Mahasiswa yang datang dari Jatinangor juga adalah dewan pengurus Palawa unpad dari berbagai fakultas. Jadi biarpun segelintir tetap memiliki magnitude besar.
Alumni PLW yang terbiasa bergerak sendiri seperti lone wolf memang membuatnya memiliki karakter berbeda dari yang lain. Namun kini sang Lone wolf tidak merasa asing bersarang bersama yang lainnya. Menarik untuk disimak kelanjutannya.










