Teman seangkatan Megawati saat berkuliah di Fakultas Pertanian Unpad angkatan 1965, Nurpilihan Bafdal menceritakan pada tahun 1967, saat Megawati berhenti kuliah, suasana sedang tidak kondusif karena adanya Gerakan 30 September atau dikenal dengan G30S atau Gestapu 1965. Kondisi yang mencekam kala itu mengharuskan Megawati sebagai putri Presiden Sukarno itu berhenti dari kuliahnya tahun 1967 demi alasan keamanan.
“Setelah dua tahun lebih beliau kuliah, terjadi gestapu. Sedang hangat-hangatnya sehingga beliau tidak diperkenankan kuliah karena alasan keselamatan,” kata Nur di Kampus Unpad Dipatiukur.
Sebagai anak presiden, ia menceritakan Megawati selalu dikawal oleh pasukan Tjakrabirawa atau saat ini dikenal dengan sebutan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres). Bahkan hingga saat menjalani perkuliahan, pasukan pengamanan ikut masuk ke ruang kuliah untuk menjaganya
Walau mengenyam perkuliahan di fakultas Pertanian, sebenarnya Megawati lebih menyukai Psikologi sehingga menjadi mahasiswa Pertanian saat itu lebih kepada memenuhi permintaan ayahnya. Adapun menuruti minatnya pada Psikologi ia menjadi mahasiswa UI tahun 1970 namun lagi-lagi tak selesai hanya bertahan hingga 1972 karena situasi politik.
“Oleh Bung Karno, saya diharuskan masuk ke Fakultas Pertanian, sebab urusan pangan merupakan urusan mati hidupnya bangsa,” ujar Megawati disaksikan para tamu undangan di Graha Sanusi Kampus Unpad.

Meskipun tidak sempat menyelesaikan pendidikannya, ia bersyukur akibat badai politik yang terjadi pada tahun-tahun itu, ia mendapatkan banyak pelajaran.
“Pada akhirnya tak hanya ilmu pertanian yang saya dapatkan, di kampus ini saya ditempa untuk memahami dan bertahan pada keyakinan ideologi. Hingga peristiwa yang saya alami di kampus ini membentuk saya menjadi politisi dan memilih untuk terus mengorganisir rakyat melalui kepartaian,” jelasnya saat orasi ilmiah pengukuhan guru besar di UNPAD tanggal 25 Mei 2016.









