Pada akhir bulan Januari 1986 terjadi kecelakaan pesawat dgn Pilot Marsekal Muda (Purn) Ramli yg take off dr Kalijati dan diperkirakan jatuh sekitar Gunung Burangrang.
Kabut tebal menyelimuti Burangrang, menyulitkan pencarian pesawat pada hari – hari kelabu di tahun 1986 itu. Setidaknya, hingga hari ketiga sejak dinyatakan hilang, pesawat belum ditemukan meski lima pesawat pencari telah dikerahkan ke Burangrang.
Hujan deras dan kabut tebal hampir terjadi setiap hari. Tim pencari harus menahan dingin sambil berhujan berjuang menembus kabut dan hutan gelap.

Di bulan Februari 1986 tim Palawa UNPAD mendirikan POSKO di lap bola desa Pasir Langu , Cisarua membawahi beberapa SRU (potensi SAR Polsek, GEA ITB, Betako Merpati Putih) dalam pencarian. Tim berhari-hari melakukan pencarian dengan medan sulit dan cuaca hujan di section selatan Burangrang.
Perwira Tinggi TNI Angkatan Udara Marsekal Muda (Purn) Ramli Sumardi adalah korban kecelakaan pesawat angkut jenis Dornier yang jatuh di kawasan itu, Januari 1986.
“Seingat saya ketemunya di Desa Pasanggrahan sebelah barat Gunung Burangrang,” Ferry Hendarsin (PW) mengenang operasi SAR itu.
Korban kecelakaan pesawat dijadikan nama jalan di daerah tersebut: Jalan Marsekal Ramli. M Kurniawan.
Penutur : Ferry Hendarsin/PW









