

Membangun Kebencanaan Kampus : Dari Loncat Pagar hingga Transfer Kapabilitas
Ketika kemampuan menghadapi bencana dibangun di luar kampus, lalu dilepaskan agar tumbuh melampaui organisasinya sendiri

Dari Medan Petualangan Menuju Kapabilitas Respon Bencana
Bagaimana sebuah organisasi kecil yang tidak dibentuk sebagai organisasi kebencanaan dapat memiliki kapabilitas respons yang masif?

Posgab UNPAD dalam Gempa Cianjur
Bencana gempa bumi di Cianjur memberikan pembelajaran lanjutan bagi UNPAD dalam hal ini Pusat Riset Kebencanaan (PRK) untuk terlibat langsung dalam tanggap darurat di lapangan. Sebuah posko gabungan dari berbagai elemen civitas academica UNPAD mengambil tempat di Limbangan Sari turut mendistribusikan bantuan kepada survivor.

MTR 2022 Menjadi Bagian dari Lustrum XIII UNPAD
Semakin tingginya minat olahraga lari lintas alam terlihat dari cukup antusiasnya para trail runner memeriahkan Manglayang Trail Running IV yang…

40 TAHUN : BELAJAR DARI IRAMA ALAM
Penggunaan kata belajar menempatkannya sebagai kata pertama dalam frasa tiga kata, jelas memiliki konsekuensi penonjolan kata tersebut sebagai wakil dari…

Hari-hari Pertama Relawan UNPAD di Erupsi Semeru
H1 Senin, 13 Desember 2021Tim relawan Universitas Padjadjaran membantu melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban guguran awan panas Gunung Semeru.…

17 Angkatan Lahir di Kampus Dipati Ukur
Sejak berdirinya, 24 Maret 1982 hingga saat ini, PMPA Palawa Unpad rutin melakukan suatu pendidikan dasar sebagai sistem perekrutan anggota…

Refleksi Menyongsong Empat Dasawarsa
Sebagaimana tersirat dan tersurat dalam lirik hymne perhimpunan yang diciptakan Kang Iwan Wahyudi yang sarat pesan semangat, harapan dan cita-cita agar perhimpunan ini menjadi cahaya sakti nan kemilau yang menerangi lingkungan di manapun berada. Mampu berdiri kokoh di puncak dunia kepecintaalaman, lingkungan hidup & kemanusiaan. Sebagai organisasi yang tidak mudah dihempas angin dan tak pula mudah digoyang badai kehidupan.

Dingin Tak Tercatat di Cikasur
Video yg dilampirkan hanyalah informasi dr situasi yg mungkin hampir sama dgn yg saya lihat thn 1995 yg lalu.. Hanya mungkin tidak ada burung rangkong yg melintas diatas kepala kita dgn bentangan sayap yg cukup panjang dgn suara yg menggentarkan dunia. ~ Rully Edward

Seorang Pecinta Alam Harusnya Aktivis Juga
Pada kesempatan ini, saya mendorong agar supaya Pecinta Alam kembali pada jati dirinya yang sebenarnya. Hasrat dan kemampuannya dalam bertualang di alam bebas, semestinya menjadi kekuatan utama terkait perannya untuk mengangkat dan memperjuangkan isu-isu lingkungan hidup, konservasi alam dan kemanusiaan. Sebaiknya, jangan hanya berhenti menjadi petualang sahaja namun berproseslah pula menjadi aktivis-aktivis yang memperjuangkan dan membina lingkungan sebagai wujud cinta kepada alam. ~ Luthfi R








